Sporty Magazine official website | Members area : Register | Sign in

Bagaimana Menjadi Seorang Hacker???

Selasa, 02 Februari 2010

hahahaha akhirnya diblogku terpasang cara menjadi seorang hacker... asli ini hasil jiplak tapi dah minta ijin ma yang posting dan diberi ijin jadi tak jiplak aja..


==============================================
murni copas dari http://bi4kkob4r.net/2009/11/13/bagaimana-menjadi-hacker/
Online @ http://www.echo.or.id :: http://ezine.echo.or.id

==== F.A.Q for NEWBIES Version 1.0 ===

Intr0
—–

Tulisan ini aku buat karena aku menyadari susahnya menjadi newbie , newbie yang nanya kesana kemari dengan harapan dapet jawaban yang jelas, tetapi malah di kerjain, di isengin bahkan di boongin, lebih parahnya lagi kalo cuma di ajarin cara instan, trust me ? bisa deface 1,2, 4, … 1000 sites tidak menjadikan kamu hacker !!! pengen terkenal ? yupe kamu berhasil !! (mohon maaf juga , jika semua yang baca bilang kalo aku munafik,aku akuin kl aku juga pernah mendeface ,but tidak ada kata terlambat untuk menyadarinya )

Stop! jangan salah menyangka dan menuduh kalo aku sudah lebih hebat dari teman2, dan merasa sok hebat untuk meng-gurui teman2, TIDAK! ini hanyalah apresiasi terhadap usaha teman-teman yang mau belajar dan terus terang artikel inipun secaragaris besar meniru artikel “HOW TO BECOME A HACKER” oleh kang “eric S R ” dan telah menyalin ulang beberapa poin penting dari artikel berlicensi GPL tsb.

Artikel inipun telah di bubuhi tambalan2 dari beberapa pertanyaan yang sering di temui. Adapun yang aku coba lakukan adalah hanya coba mendokumentasikannya disini dengan harapan jika ada yang memerlukannya dapat dengan mudah me-refer ke artikel ini.

Soal Version 1.0 , aku sengaja menambahkan versi agar artikel ini tidak baku, artinya bisa di perbaiki , dihapus, di edit, di sempurnakan sesuai dengan masukan dari semua teman2 dan perkembangan yang terjadi nantinya .

[F.A.Q]

[0] T : Tolong Jelaskan Apa Itu HAcker ?
J : Hacker adalah: Seseorang yang tertarik untuk mengetahui secara mendalam mengenai kerja suatu system, komputer, atau jaringan komputer.”

[1] T : Maukah Anda mengajari saya cara hacking?
J : Hacking adalah sikap dan kemampuan yang pada dasarnya harus dipelajari sendiri. Anda akan menyadari bahwa meskipun para hacker sejati bersedia membantu,
mereka tidak akan menghargai Anda jika Anda minta disuapi segala hal yang mereka ketahui

Pelajari dulu sedikit hal. Tunjukkan bahwa Anda telah berusaha, bahwa Anda mampu belajar mandiri. Barulah ajukan pertanyaan-pertanyaan spesifik pada hacker yang Anda jumpai.

Jika toh Anda mengirim email pada seorang hacker untuk meminta nasihat, ketahuilah dahulu dua hal. Pertama, kami telah menemukan bahwa orang-orang yang malas dan sembrono dalam menulis biasanya terlalu malas dan sembrono dalam berpikir sehingga tidak cocok menjadi hacker — karena itu usahakanlah mengeja dengan benar, dan gunakan tata bahasa dan tanda baca yang baik, atau Anda tidak akan diacuhkan.

Kedua, jangan berani-berani meminta agar jawaban dikirim ke alamat email lain yang berbeda dari alamat tempat Anda mengirim email; kami menemukan orang-orang ini biasanya pencuri yang memakai account curian, dan kami tidak berminat menghargai pencuri

T : Kalau begitu arahkan saya?
J : Baiklah , kamu harus belajar !!

T : Apa yang harus di pelajari ?
J : Networking (jaringan) , Programing , Sistem Operasi , Internet

T : wow, apa gak terlalu banyak tuh ?
J : Tidak, Semua itu tidak harus kamu kuasai dalam waktu cepat, basicnya yang penting Ingat semua itu perlu proses!

T : Networking saya mulai dari mana ?
J : Pengetahuan dasar jaringan ( konsep TCP/IP) , komponen dasar jaringan, topologi jaringan, terlalu banyak artikel yang dapat kamu baca dan buku yang bertebaran
di toko toko buku, atau kamu bisa mencoba berkunjung kesitus ilmukomputer.com

T : Untuk programing ?
J : Mungkin yang terpenting adalah ‘logika’ pemrograman , jadi lebih kearah pemanfaatan logika , ada baiknya belajar algoritma , pengenalan flowchart atau bagan alur untuk melatih logika (teoritis) serta untuk prakteknya sangat disarankan belajar pemrograman yang masih menomer satukan logika/murni

T : Kalau begitu bahasa pemrograman apa yang harus saya pelajari awalnya?
J : Bahasa Pemrograman apapun sebenarnya sama baik, tetapi ada baiknya belajar bahasa seperti C , Perl , Phyton, Pascal, C++ , bukan berarti menjelek-jelekkan visual programing ( nanti kamu akan tau bedanya ) (*ini murni pengalaman pribadi)

[3] T : Bagaimana saya harus memulai programing ?
J : Kumpulkan semua dokumentasi, manual, how to , FAQ , buku , dan contoh contoh dari bahasa pemrograman yang akan anda pelajari , Cari dan install software yang dibutuhkan oleh bahasa tersebut (Sesuai dokumentasi) , cobalah memprogram walaupun program yang simple, dan kamu tidak di “haramkan” untuk mengetik ulang program contoh dengan harapan kamu akan lebih mengerti dibandingkan kamu hanya membaca saja, cari guru, teman atau komunitas yang bisa diajak bekerja sama dalam mempelajari bahasa tersebut ( gabung dimilis, forum khusus bahasa tsb ) , sisanya tergantung seberapa besar usaha kamu. jangan mudah menyerah apalagi sampai putus asa.

[1] T : Apakah Visual Basic atau Delphi bahasa permulaan yang bagus?
J : Tidak, karena mereka tidak portabel. Belum ada implementasi open-source dari bahasa-bahasa ini, jadi Anda akan terkurung di platform yang dipilih oleh vendor. Menerima situasi monopoli seperti itu bukanlah cara hacker.

[1] T : Apakah matematika saya harus bagus untuk menjadi hacker?
J : Tidak. Meskipun Anda perlu dapat berpikir logis dan mengikuti rantai pemikiran eksak, hacking hanya menggunakan sedikit sekali matematika formal atau aritmetika.

Anda terutama tidak perlu kalkulus atau analisis (kita serahkan itu kepada para insinyur elektro :-)). Sejumlah dasar di matematika finit (termasuk aljabar Bool, teori himpunan hingga, kombinasi, dan teori graph) berguna.

T : Tentang pemrograman Web , apakah harus ?
J : Yupe, dikarenakan Internet adalah dunia kamu nantinya

T : Bahasa pemrograman web apa yang sebaiknya dipelajari untuk pemula ?
J : Mungkin kamu bisa mencoba HTML, dilanjutkan ke PHP yang akan membuat kamu lebih familiar ke programing secara penuh

T : Tentang Sistem Operasi , kenapa harus ?
J : Penguasaan terhadap suatu operating system adalah sangat penting, kenapa ? karena itulah lingkungan kamu nantinya , perdalami cara kerja suatu operating system , kenali dan akrabkan diri

T : Sebaiknya, Operating system apa yang saya perdalami?
J : mungkin kamu bisa coba linux atau BSD , selain mereka free , dukungan komunitas juga sangat banyak sehingga kamu tidak akan di tinggal sendirian jika menemukan masalah, dan pula kemungkinan kamu untuk dapat berkembang sangatlah besar dikarenakan sifat “open source”

T : Untuk pemula seperti saya , apa yang harus saya gunakan ?
J : Sebaiknya jika kamu benar benar pemula, kamu bisa gunakan linux , karena baik sistem installasinya dan Graphical User Interfacenya lebih memudahkan kamu

T : Distro apa yang sebaiknya saya gunakan dan mudah untuk pemula
J : Kamu bisa mencoba Mandrake (disarankan oleh beberapa ahli yang pernah diajak diskusi) , tetapi kamu bisa memilih sesukamu, meskipun aku memulainya juga dengan mandrake tetapi aku lebih comfort dengan redhat.

T : Kalau tidak bisa Menginstall linux apakah jalan saya sudah tertutup?
J : Kamu bisa mencoba menginstall vmware , cygwin atau kamu bisa menyewa shell

T : Dimana Saya bisa mendapatkan programn program tersebut
J : berhentilah bertanya , dan arahkan browser kamu ke search engine , terlalu banyak situs penyedia jasa yang dapat membantu kamu

T : Apakah saya HArus memiliki komputer ?
Y : IYA! , kecuali kalo kamu sudah dapat berinteraksi lebih lama dengan komputer meskipun itu bukan milik kamu, tetapi sangat baik jika memilikinya sendiri karena , pertama : Ide yang timbul bisa setiap saat, baik programing, riset dsb, jadi ada baiknya kamu memilikinya agar dapat langsung menyalurkan semua ide dan pemikiran kamu.
Kedua : menggunakan PC sendiri membuat kamu merasa bebas untuk bereksplorasi dan mencoba tanpa takut merusak dsb

T : Hardware apa yang saya butuhkan ?
Y : Menginggat harga komputer sudah relatif “murah” (mohon maaf buat yang masih belum mampu membelinya) , kamu bisa sesuaikan spesifikasinya untuk kamu gunakan

T : Internet , apakah saya harus terkoneksi ke internet?
Y : Terkadang itu perlu, tetapi jangan terlalu memaksakan , kamu memang perlu terhubung ke internet untuk mendownload modul, bacaan, update informasi, tetapi jangan jadikan penghalang jika kamu tidak bisa terkoneksi secara periodik, jadilah kreatif

[1] T : Berapa lama waktu yang saya butuhkan?
J : Masalah waktu itu relatif, Bergantung seberapa besar bakat dan usaha Anda. Kebanyakan orang memperoleh keahlian yang cukup dalam delapan belas bulan
atau dua tahun, jika mereka berkonsentrasi. Tapi jangan pikir setelah itu selesai; jika Anda hacker sejati, Anda akan menghabiskan sisa waktu belajar dan menyempurnakan keahlian.

T : Apakah tidak bisa yang Instan ? misal Tinggal gunain tool tertentu ?
J : Hum, kamu mo jadi hacker atau cuma pemakai tools ?, kalau menggunakan tools semua orang juga bisa!!

[1] T : Bagaimana cara mendapatkan password account orang lain?
J : Ini cracking. Pergi sana, bodoh.

[1] T : Bagaimana cara menembus/membaca/memonitor email orang lain?
J : Ini cracking. Jauh-jauh sana, goblok

[0] T : Cracker ? apa itu ?
J : Cracker adalah individu yang mencoba masuk ke dalam suatu sistem komputer tanpa ijin (authorisasi), individu ini biasanya berniat jahat/buruk, sebagai kebalikan dari ‘hacker’, dan biasanya mencari keuntungan dalam memasuki suatu sistem

[1] T : Saya dicrack. Maukah Anda menolong saya mencegah serangan berikutnya?
J : Tidak. Setiap kali saya ditanya pertanyaan di atas sejauh ini, ternyata penanyanya seseorang yang menggunakan Microsoft Windows. Tidak mungkin secara efektif melindungi sistem Windows dari serangan crack; kode dan arsitektur Windows terlalu banyak mengandung cacat, sehingga berusaha mengamankan Windows seperti berusaha menyelamatkan kapal yang bocor dengan saringan. Satu-satunya cara pencegahan yang andal adalah berpindah ke Linux atau sistem operasi lain yang setidaknya dirancang untuk keamanan.

T : Apakah saya perlu komunitas ?
J : YUPE , komunitas sangat kamu perlukan, apalagi jika kamu memilih untuk berkecimpung di dunia opensource, banyak milis yang bisa kamu ikuti, sebaiknya ikuti milis yang
spesifik sesuai dengan yang kamu gunakan. (misal linux, sesuai distro )

T : Apakah termasuk milis sekuriti ?
J : iyah ! cobalah bugtraq@securityfocus.com

ReFerensi :

[0]. *RFC1392,Internet User Glossary
[1]. How to Become A Hacker – Eric S Raymond Terjemahan Indonesia dari How To Become A Hacker – Steven Haryanto
[2]. Ezine at http://ezine.echo.or.id
[3]. Milis Newbie_hacker@yahoogroups.com
[4]. #e-c-h-o room @t DALNET
. Pendapat pribadi , hasil diskusi, MIlis lain , forum, Chatting

*greetz to:
[echostaff : triplezix, moby, comex, the_Day, z3r0byt3, K-159, c-a-s-e, S'to]
{ISICteam : yudhax, anton, balai_melayu, wisnu, biatch-X },

anak anak newbie_hacker[at]yahoogroups.com , #e-c-h-o , #aikmel

kirimkan kritik && saran ke y3dips[at]echo.or.id

Rancangan data base Rekam Medis

Senin, 28 Desember 2009

Sistem Informasi Rekam Medis merupakan suatu kebutuhan yang amat vital bagi sebuah institusi medis. Karena dengan sistem ini institusi dapat melihat kemajuan maupun kemunduran yang didapatkannya dengan melihat laporan-laporan yang ada selama periode tertentu. Untuk itu sistem ini harus mampu menjawab segala kebutuhan yang pada akhirnya dapat membantu dalam pengambilan keputusan pada masa datang demi kemajuan institusi.

Pada perancangan basis data ini, penulis berusaha menggunakan pemodelan data relasional dengan mengacu field-field berdasarkan analisa data diatas. Pemilihan model data relasional karena model ini lebih familiar dengan software maupun programer pada umumnya.

Perancangan ini dimulai dengan dokumen-dokumen yang sudah ada yaitu dokumen data pasien dan data diagnosis pasien. Karena perancangan ini dimulai dengan dokumen yang dipakai dalam sistem. Maka penulis menggunakan teknik normalisasi.

Agar membentuk tabel yang normal, diperlukan tahap-tahap pembentukan dalam mengerjakannya. Proses normalisasi dimulai dari dokumen yang pertama, yaitu dokumen data pasien, dilanjutkan dengan dokumen data diagnosis pasien.

1. Normalisasi dokumen data pasien

Pada mulanya, database relasional, membatasi banyaknya field dalam sebuah record. Untuk menyimpan banyak data, beberapa data harus digabungkan ke dalam sebuah field. Sebuah field berisi data mengenai pasien terdiri dari: Nomor Rekam Medis Nama Fakultas NIM Alamat Jenis Kelamin Umur. Bentuk data seperti itu akan menyulitkan proses retrieve, menghapus data, menambah data dan proses-proses lainnya. Bagaimana cara memperoleh data dari kumpulan data tersebut akan menyulitkan sistem karena makin lambat.

Bentuk normal kesatu mempunyai ciri yaitu setiap data dibentuk dalam file data (flat file), data dibentuk dalam satu record. Tidak ada set atribut yang berulang-ulang atau atribut bernilai ganda.

Untuk mengubah tabel tersebut menjadi bentuk normal pertama dipecah menjadi 7 field. Field tersebut akan menjadi tabel dengan 7 field data pasien:

Tabel di atas sudah dalam bentuk normal pertama. Dengan struktur tabel seperti di atas, setiap form dapat berisi pasien dengan jumlah tak terbatas. Data tersebut akan menyebabkan anomali, artinya kesulitan pada operasi pengubahan data yang meliputi proses penyisipan (insert), penghapusan (delete) dan pengubahan (update). Database relasional mementingkan adanya kunci. Kunci dari tabel pertama adalah NoRM.

Bentuk Normal Kedua (Second Normal Form/ 2NF) adalah tabel 1NF dan setiap field bukan kunci bergantung sepenuhnya pada kunci primer. Dengan kata lain, tidak ada non kunci primer yang bergantung pada sebagian komponen-komponen kunci. Dari tabel bentuk normal pertama diatas terlihat tabel dapat mengalami anomali update sehingga perlu diubah.

Suatu relasi dikatakan dalam bentuk normal ketiga (3NF) jika berada dalam bentuk normal kedua dan setiap atribut bukan kunci tidak memiliki dependensi transitif terhadap kunci primer. Tabel normal kedua diatas terlihat tabel sudah dalam bentuk normal ketiga sehingga tak perlu diubah.

2. Normalisasi dokumen data diagnosis

Pada mulanya, database relasional, membatasi banyaknya field dalam sebuah record. Untuk menyimpan banyak data, beberapa data harus digabungkan ke dalam sebuah field. Sebuah field berisi data mengenai diagnosis terdiri dari: Nomor RM Nama Umur Fakultas Tanggal Pemeriksaan Diagnosis Obat Rujukan Tindak Lanjut Catatan. Bentuk data seperti itu akan menyulitkan proses retrieve, menghapus data, menambah data dan proses-proses lainnya. Bagaimana cara memperoleh data dari kumpulan data tersebut akan menyulitkan sistem karena makin lambat.

Bentuk normal kesatu mempunyai ciri yaitu setiap data dibentuk dalam file data (flat file), data dibentuk dalam satu record. Tidak ada set atribut yang berulang-ulang atau atribut bernilai ganda.

Untuk mengubah tabel tersebut menjadi bentuk normal pertama dipecah menjadi 12 field data pasien: Nomor RM, Nama, Umur, Fakultas, Tanggal, Pemeriksaan, Diagnosis, Obat, Rujukan, Tindak Lanjut, Catatan, Dokter yang memeriksa.

Tabel di atas sudah dalam bentuk normal pertama. Dengan struktur tabel seperti di atas, setiap tabel dapat berisi pasien dengan jumlah tak terbatas. Data tersebut akan menyebabkan anomali, artinya kesulitan pada operasi pengubahan data yang meliputi proses penyisipan (insert), penghapusan (delete) dan pengubahan (update).

Database relasional mementingkan adanya kunci primer. Kunci primer dari tabel pertama adalah NoRM.

Bentuk Normal Kedua (Second Normal Form/ 2NF) adalah tabel 1NF dan setiap field bukan kunci bergantung sepenuhnya pada kunci primer. Dengan kata lain, tidak ada non kunci primer yang bergantung pada sebagian komponen-komponen kunci. Bentuk normal kedua tabel diatas:

Suatu relasi dikatakan dalam bentuk normal ketiga (3NF) jika berada dalam bentuk normal kedua dan setiap atribut bukan kunci tidak memiliki dependensi transitif terhadap kunci primer. Tabel normal kedua diatas terlihat tabel sudah dalam bentuk normal ketiga sehingga tidak perlu diubah.

Normalisasi diatas digabungkan mendapatkan hasil sebagai berikut:

3. Entity Relationship Diagram

Gambar 4.9 ERD Sistem Informasi


Relasi-relasi pada diagram di atas adalah sebagai berikut:

1. Relasi Data Pasien dan Fakultas

2. Relasi Data Pasien dan Diagnosis

3. Relasi Dokter dan Diagnosis

4. Relasi Kode Diagnosis dan Diagnosis

5. Relasi Rujukan dan Diagnosis

6. Relasi Obat dan Diagnosis

7. Relasi Diagnosis dan Periksa

proyek baru jadi lagiiii ghehehehehehe



neh dia tampilannya walau belum sempurna-sempurna amat tapi yah lumayanlah buat pemula.... xixixixxixixi cop nda boleh di hack... :p

wokeh bro silahkan di view negh alamatnya

http://kammdaluwuraya.info

asli ntu cuma blog dari blogspot tapi yah mungkin dah dipermak abis jadi gag kelihatan.....!!!

sempet gila buatna masalahna.... gag bisa readmore... xixixixixxi ternyata saya yang dudul... maklum pemula master... jangan diketawain yah... ampun master.... :p

Pengumuman Tes Tertulis CPNS Pemkot Palopo

Rabu, 23 Desember 2009

untuk sementara pengumuman belum ada... dan akan di upload secepatnya, mudah-mudahan anda lulus....

hari ibu.....!!!

Senin, 21 Desember 2009

apa arti hari ibu untuk kamu???

bagi saya hari ibu itu seperti halnya hari-hari biasa gag ada yang special... gag usah terlalu di dratisir krn memang gag ada yang spesial.... no think special.

coba bayangkan klo semua orang hanya sayang ibunya saat tanggal 22 Desember parahkan???

seharusnya kita sayang sama ibu itu setiap saat, detik, meni, jam dan bahkan saat kita bernafas harus sayang ma ibu kita.

jadi memang tidak ada yang special untuk saya di hari ibu ini. semua sama saja bagi saya.

Categories