yang terbayang ku tersenyum karena engkau
kenyataan tak sejalan dengan harapan
kuhanya bisa pasrah dengan itu semua
ku hanya mampu tersenyum
namun dalam senyumku tersimpan luka
luka yang menganga didalam hati
karena hanya itu aku menangis
betapa lemahnya aku
kan ku coba untuk menahan air mata
mungkin akan lebih indah jika aku menangis dalam hati saja
biar tak ada yang tahu luka ini
puisi menjadi teman bermainku
puisi tempatku mencurahkan isi hatiku
namun ku merasa tak cukup
namun apa daya hanya yang bernama puisi yang mau menemani
wahai puisi tahukah engkau betapa sakit hatiku
mengapa engkau hanya terdiam
bicaralah padaku untuk memberiku semangat untuk hidup
wahai puisi kapankah akan datang seseorang untuk menggantikannya....